Showing posts with label Islam Kristen. Show all posts
Showing posts with label Islam Kristen. Show all posts

Tuesday, October 11, 2011

Yesus dan Muhammad Mengajarkan Agama Yang Sama

Ada satu cara sederhana memahami Yesus dan Muhammad yang mengantarkan kita pada kesimpulan bahwa ternyata : Yesus dan Muhammad Mengajarkan Agama Yang Sama.  Baik Yesus maupun Muhammad adalah seorang pembaharu pada masanya. Dan sudah menjadi sunatullah seorang pembaharu akan mendapatkan tekanan kuat dari pemilik status quo (penguasa). Yesus menghadapi tekanan dari penguasa romawi dan petinggi Yahudi, sedangkan Muhammad menghadapi konspirasi penguasa Mekah saat itu. Bedanya, Yesus dan 12 muridnya  bertahan selama 3,5 tahun dan mengalami kekalahan politis terhadap kekuasaan Romawi, sedangkan Muhammad bersama sahabatnya melalui masa tekanan berat 13 tahun di Mekah, kemudian hijrah (eksodus) ke Madinah untuk 10 tahun kemudian kembali ke Mekah dengan membawa kemenangan politis (futtuh mekah)



Yesus dan Muhammad : Manusia terbaik pada masanya

Yesus dan Muhammad : Mengajarkan Cinta Kasih Sesama

Yesus dan Muhammad : Mengajarkan " Laa Ilaha Illa Allah"

Yesus dan Muhammad : Mengatakan " Wasy had bi anna Muslimun"

Sunday, October 2, 2011

Apa sih Agama Adam dan Hawa? Asal Usul Agama

Dunia mengenal berbagai macam agama, ada Islam, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu, dan banyak lagi agama agama yang dianut bermacam macam suku bangsa yang tersebar di seluruh pelosok dunia. Lantas dari mana sebenarnya asal usul agama itu? Siapakah yang pertama kali menciptakan agama yang sekarang ini dianut oleh orang orang? Apa pula agama Adam dan Hawa?


Kalau kita bertanya siapakah yang mula mula "menciptakan" NU, Muhammadiyah, Persis? atau siapakah yang "menciptakan" Syiah, Sunni. atau Siapakah yang menciptakan Pantekosta, Advent, Bala Keselamatan, atau siapakah yang menciptakan Protestan, Katholik dsb,...... maka dengan sedikit mengkaji buku sejarah kita akan langsung bisa menyimpulkan jawabannya.

Dari jawaban beberapa pertanyaan di atas kita bisa melihat dengan jelas bahwa NU Muhammadiyah Persis dahulunya adalah satu golongan saja yaitu Sunni. Lalu kita lihat juga bahwa Sunni dan Syiah, dahulunya adalah satu yaitu kelompok Muslimin.
Pantekosta Advent dan Bala Keselamatan adalah sama sama Protestant, kemudian Katholik dan Protestan adalah sama sama Kristen.

Kalau kita tarik mundur lebih jauh lagi,... kita akan melihat bahwa Islam dan Kristen juga memiliki akar sejarah yang sama. Ibrahim Musa Isa dan Muhammad adalah orang orang terbaik sepanjang masa yang memiliki misi yang sama yaitu mengajak manusia untuk taat kepada Tuhan Sang Pencipta alam semesta.

Coba kita tarik lebih jauh lagi,.....apakah agamanya Adam dan Hawa?

Tidaklah mungkin Adam dan Hawa menganut bermacam macam agama apalagi menciptakan macam macam agama. Adam dan Hawa pasti menganut satu agama saja. Lalu agama apa yang mereka anut? Tentu saja mereka menganut agama yang mengajak manusia untuk taat kepada Tuhan Sang Pencipta alam semesta.

"maka diterima oleh Adam, beberapa kalimat dari Tuhannya (Tuhan Pencipta Semesta),....kemudian Adam bertaubat kepadaNya,..."
"Kemudian jika datang petunjuk dariKu kepada kalian wahai anak cucu Adam,...maka siapa saja yang mengikuti petunjuk itu,...tidak ada kekhawatiran atas mereka (mereka pasti sukses&bahagia di dunia serta selamat di akhirat) dan tidak pula mereka bersedih hati (karena nasib baik sudah pasti akan mereka dapatkan di dunia dan akhirat karena mereka mengikuti petunjuk yang benar dari Tuhan mereka)"
"adapun orang orang yang menolak, menentang tidak taat dan mendustakan ayat ayat Kami,..mereka adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya"

Tuhan menurunkan beberapa kalimat dan petunjuk kepada Adam. Kalimat dan Petunjuk seperti inilah bentuk awal dari agama. Ketika datang Petunjuk dari Tuhan Semesta alam,....anak cucu Adam terbagi menjadi dua kelompok.
1. Kelompok yang menerima petunjuk Tuhan, kemudian taat tunduk patuh dan menyerahkan diri sepenuhnya pada aturan Tuhan
2. Kelompok yang enggan atau bahkan menolak,menentang menginkari dan mendustakan Petunjuk dan ayat ayat dari Tuhan.

Kelompok pertama disebut Muslim (Islam) yang berarti tunduk berserahdiri taat kepada aturan dan petunjuk Tuhan (Allah)

Kelompok kedua disebut Kafir (artinya menolak, menentang mendustakan aturan dan petunjuk Tuhan )

Munculnya Agama dengan nama baru

Agama Adam terpelihara selama beliau hidup, namun sepeninggalnya,.... aturan aturan Tuhan semakin ditinggalkan, atau ditambahi dengan ritual ritual lain menurut karangan dan tafsiran masing masing orang. dengan berjalannya waktu tafsiran orang yang bermacam macam itu menjadi anutan orang banyak yang kemudian memundulkan kelompok kelompok, mirip sekali dengan yang terjadi sekarang ini.

sebagai analogi: awalnya Islam Indonesia adalah satu Islam, kemudian muncul NU Muhammadiah dan Persis,... kalau  tidak hati hati pada masa yang akan datang orang akan menganggap bahwa NU Muhamadiyah dan Persis adalah tiga agama yang saling berlainan.
(by adilmuhammadisa)

Wednesday, August 10, 2011

Yesus : Manusia Salih Yang Difitnah Sebagai Tuhan

Yesus lahir dari Rahim Maria yang Masih Perawan Suci tanpa pernah tersentuh seorangpun lelaki. Keajaiban Mukjizat Allah dalam proses kelahiran Yesus dijadikan salah satu sandaran keyakinan bahwa Yesus itu Tuhan. Namun tetap saja keyakinan semacam ini menjadi teramat lemah karena ketika direnungkan lebih dalam tidak memiliki konsistensi logika yang jelas. Padahal konsistensi logika merupakan syarat pokok yang menentukan apakah sebuah keyakinan itu benar ataukah salah sama sekali.

Akhir sejarah Yesus merupakan kekalahan politis sebuah gerakan penyebaran ajaran Tuhan. Hanya sempat mengajarkan agama selama 3 tahun, Yesus bersama 12 orang muridnya harus menghadapi tekanan berat dari konspirasi Yahudi dan Romawi.


Saturday, June 25, 2011

BERAGAMA DENGAN SMART

Dari beberapa kasus para penganut agama (mungkin sebagian besar) terjebak dalam paradigma yang membuat kebebasan mereka sendiri juga kebebasan penganut agama lain dalam menentukan pilihannya menjadi terbatasi, coba kita lihat pernyataan berikut ini: (ctt: tentu saja tidak bisa digeneralisir bahwa semua penganut agama memiliki cara berpikir demikian. Barangkali perlu diadakan survey untuk mendapatkan data yang lebih valid.)


Muslim beranggapan bahwa orang Islam pasti masuk surga sedangkan semua orang non muslim pasti masuk neraka.

Kristiani beranggapan bahwa orang yang mengakui Yesus Juru Selamat otomatis termasuk manusia yang ditebus dosanya oleh Yesus dan pasti masuk surga, dan orang selain itu tetap membawa dosa asal, sehingga pasti masuk neraka.

Hindu, Budha, dan agama agama lain juga memiliki kecenderungan yang sama.

Beberapa orang yang merasa perlu bersikap moderat berkata,”Tidak usah saling klaim kelompok sendiri yang benar seperti itu lah,….kan semua agama itu baik. Tujuannya kan sama sama kembali pada Tuhan,…… yang Muslim masuk surga dengan memeluk agama Islam, yang Kristen masuk surga dengan mempercayai Yesus sebagai Juru Selamat,…yang Budha sampai ke Nirwana dengan melaksanakan ajaran ajaran Sidharta Gautama, yang Hindu juga demikian,….Orang Aliran kepercayaan sering bilang,”Yang penting eling, ingat dan percaya kepada Tuhan, kemudian melakukan kebaikan,…..

Untuk melihat masalah ini secara lebih sederhana tulisan ini dengan tidak mengurangi hormat saya terhadap pemeluk agama yang lain,…saya hanya mengambil dua agama besar sebagai contoh pembahasan dalam buku ini, yaitu Islam dan Kristen. Kalau disebutkan Kristen atau Kristiani berarti merujuk pada Katolik dan Protestan.

Coba simak pernyataan berikut:
Pertanyaan yang biasa diajukan kepada muslim

  1. Ada seorang beragama Islam yang jahat,….. satu lagi ada orang non muslim yang baik dan banyak berbuat kebajikan,…….nah menurut anda mana yang lebih baik diantara keduanya? Dan yang tak kalah penting, mana diantara keduanya yang akan dimasukkan ke dalam surga oleh Tuhan?
  2. Orang yang dilahirkan sebagai muslim, orang tuanya muslim, tumbuh besar dalam lingkungan muslim,…..wajar kalau dia menjadi muslim,……bagaimana dengan orang yang lahir sebagai orang non Muslim, orang tuanya non Muslim, tumbuh dewasa dalam lingkungan non muslim,…wajar dong kalau dia tidak jadi muslim,….terus kalau pada akhirnya Tuhan memasukkan orang itu ke neraka karena tidak Islam,…wow kasihan amat orang itu,…lalu dimana Maha Adilnya Tuhan?

Pertanyaan yang juga bisa ditanyakan kepada Kristiani
1.      Ada seorang beragama Kristen yang jahat,…..satulagi ada orang non kristiani yang baik, santun, dan banyak berbuat kebajikan,….. nah menurut anda mana yang lebih baik diantara keduanya? Dan yang tak kalah penting, mana diantara keduanya yang akan dimasukkan ke dalam surga oleh Tuhan?
2.      Orang yang dilahirkan sebagai Kristen, orang tuanya Kristen, tumbuh besar dalam lingkungan Kristen,…..wajar kalau dia masuk surga,……bagaimana dengan orang yang lahir sebagai orang non Kristiani, orang tuanya non Kristiani, tumbuh dewasa dalam lingkungan non Kristiani,…wajar dong kalau dia tidak jadi Kristen,….terus kalau pada akhirnya Tuhan memasukkan orang itu ke neraka karena tidak Kristen,…wow kasihan amat orang itu,…lalu dimana Maha Adilnya Tuhan?



Pertanyaan pertanyaan itu sangat sederhana, dan sangat wajar muncul dalam pikiran seseorang,……dan buku ini akan memberikan detil jawabannya dangan uraian yang gamblang dengan berbagai kemungkinannya.

Dan anda akan tau pada akhirnya,…..bahwa anda, dan semua orang selain anda memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mendapatkan Surga yang dijanjikan Tuhan untuk manusia. Bayi bayi yang lahir setiap hari di seluruh penjuru dunia ini, coba anda renungkan, adakah diantara bayi itu yang diciptakan oleh selain Tuhan?. Jika semua bayi diciptakan oleh Tuhan,…. Maka dengan KeadilanNya,….Dia juga memberikan kesempatan yang sama kepada semua bayi ciptaannya itu untuk mendapatkan kehidupan layak, bukan hanya di dunia ini, tapi juga diakhirat nanti.

Thursday, June 23, 2011

PM Inggris Tony Blair Tiap Hari Baca Quran

VIVAnews -- Saat masih menjadi Perdana Menteri Inggris dan tinggal di Downing Street Nomor 10, Tony Blair dikenal dikenal enggan bicara tentang agama.

Namun, sejak lengser dari jabatannya pada 2007, Blair menjadi lebih terbuka soal keyakinan. Ia yang memeluk Katolik beberapa bulan sebelum meninggalkan kediaman resmi perdana menteri, kini mengaku membaca Al Quran setiap hari.

Menurut dia, dengan membaca kitab suci Islam -- yang diyakini umat muslim sebagai kata-kata yang langsung diturunkan oleh Allah-- memastikan bahwa ia 'melek keyakinan'.

Dalam sebuah wawancara dengan media Observer, yang dipublikasikan kemarin, Blair berujar, "Menjadi 'melek keyakinan' adalah hal yang penting dalam dunia yang makin global, itu yang saya yakini," kata dia, seperti dimuat Daily Mail, Senin 13 Juni 2011.

"Saya membaca Al Quran setiap hari. Sebagian untuk memahami beberapa hal yang terjadi di dunia, tapi terutama karena ia (Quran) sangat instruktif."

Mantan pemimpin Partai Buruh itu yakin pengetahuannya atas keyakinan yang ada di dunia akan menguatkan peran barunya sebagai utusan Timur Tengah bagi empat lembaga sekaligus: PBB, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Rusia.

Blair sebelumnya memuji Islam sebagai agama yang 'indah' dan mengatakan Nabi Muhammad adalah 'penguasa yang beradab'.

Tahun 2006, ia juga memuji Al Quran sebagai 'kitab reformasi', inklusif, meninggikan ilmu pengetahuan dan membenci tahayul. Kitab itu juga mengandung petunjuk praktis bagaimana menjalankan pernikahan, juga pemerintahan.

Namun, Blair menyayangkan bagaimana kelimpok militan yang menginterpretasikan Al Quran sebagai panggilan untuk menyerang dan membunuh. Masih terngiang dalam ingatannya pada 7 Juli 2005, saat ia masih perdana menteri, teror bom mengguncang London. 52 orang tak bersalah tewas.

Tak hanya Blair yang tertarik dengan Islam. Iparnya, Lauren Booth, membuat pengumuman mengejutkan. Booth telah memeluk Islam setelah mengalami apa yang ia deskripsikan sebagai 'pengalaman 'spiritual' saat mengunjungi sebuah tempat suci di Iran.
• VIVAnews

Awas Daging Babi Menyebabkan Kelumpuhan

VIVAnews - Seorang lelaki di Birmingham, Inggris, menderita kelumpuhan dan hampir meninggal akibat bakteri yang terdapat di daging babi setengah matang. Bakteri tersebut menyebabkan pertahanan tubuhnya menurun dan kerja otaknya melemah.

Dilansir dari laman Daily Mail, Kamis, 23 Juni 2011, Darren Ashall, 46, menghabiskan lima bulan terbaring di rumah sakit. Saat ini kondisinya mulai membaik, namun dia masih kesulitan berbicara dan berjalan.

Ashall mengatakan bahwa penyakitnya mulai muncul setelah dia memakan dua potong daging babi yang tidak dimasaknya dengan matang. "Saya rasa salah satu daging tidak matang, saya menyesal langsung memakannya," ujar Ashall.

Sebulan setelah memakan daging itu, Ashall dilarikan ke rumah sakit akibat serangan jantung. Setelah tiga hari, setengah wajahnya turun. Awalnya dia dikira menderita stroke, namun menurut dokter dari rumah sakit Chorley and South Ribble, sekumpulan bakteri mematikan memasuki otaknya dan menghancurkan sistem pertahanan tubuhnya. Penyakit ini juga membuat gumpalan nanah terbentuk di otaknya.

"Saya dirawat di rumah sakit selama berbulan-bulan, tapi tidak membuahkan hasil," ujarnya,.

Dokter mengatakan Ashall menderita penyakit Listeria Meningitis yang disebabkan oleh bakteri Listeria yang dapat bersarang di tubuh selama 70 hari lamanya. Penyakit ini membuat Ashall lumpuh total, bahkan untuk bernafas pun harus menggunakan alat bantu pernafasan.

Jika tidak ditangani rumah sakit, dapat dipastikan Ashall meninggal. Barulah setelah beberapa bulan, Ashall mulai pulih dan mulai dapat berbicara dan berjalan.
• VIVAnews

Wednesday, May 11, 2011

Kenapa Kristen Memusuhi Islam

Kenapa Kristen Memusuhi Islam? Pertanyaan ini tidak harus buru buru dijawab karena akan lebih arif jika kita terlebih dahulu mengklarifikasi sekaligus mempelajari detil pertanyaan tersebut secaralebih mendalam. Benarkah Kristen memusuhi Islam?. Yang memusuhi itu Agama Kristennya atau orangnya? Kemudian perlu kita kaji lebih seksama apakah semua orang Kristen memusuhi Islam? Tidak adakah orang Kristen yang menyayangi Islam dalam semangat Kasih yang selalu didengungkan dalam ajaran Kristen? Berikut beberapa renungan kecil yang membuat kita lebih proporsional dalam bersikap