Meskipun banyak pendapat yang menghubungkan Isra' Mi'raj dengan diterimanya perintah shalat 5 waktu, namun tidak semua ulama sepakat mengenai hal ini. Ayat Al Qur'an yang menceritakan Isra' Mi'raj sama sekali tidak menyinggung masalah perintah shalat.
Sementara beberapa hadits justru mengisyaratkan bahwa sebelum peristiwa Isra' Mi'raj Rasulullah dan para pengikutnya sudah melaksanakan shalat. Bahkan kalau kita perhatikan, shalat adalah merupakan ibadah yang diperintahkan kepada semua Nabi Allah sebelum Muhammad, termasuk Adam, Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa as, untuk diajarkan kepada umat manusia sebagaimana disebutkan dalam banyak ayat Al Quran.
Showing posts with label Pengertian Islam. Show all posts
Showing posts with label Pengertian Islam. Show all posts
Thursday, June 30, 2011
Makna Isra Mi'raj
Pengertian Umum Isra' Mi'raj
Isra' adalah peristiwa diperjalankannya Rasulullah Muhammad oleh Allah, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa pada malam hari, sebagaimana disebutkan dalam (Al Isra' 17: 1):
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Isra' adalah peristiwa diperjalankannya Rasulullah Muhammad oleh Allah, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa pada malam hari, sebagaimana disebutkan dalam (Al Isra' 17: 1):
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Mi'raj adalah peristiwa diangkatnya Rasulullah Muhammad dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha. Dalam (An Najm 53: 13-18) Allah berfirman:
"Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar."
Saturday, June 25, 2011
BERAGAMA DENGAN SMART
Dari beberapa kasus para penganut agama (mungkin sebagian besar) terjebak dalam paradigma yang membuat kebebasan mereka sendiri juga kebebasan penganut agama lain dalam menentukan pilihannya menjadi terbatasi, coba kita lihat pernyataan berikut ini: (ctt: tentu saja tidak bisa digeneralisir bahwa semua penganut agama memiliki cara berpikir demikian. Barangkali perlu diadakan survey untuk mendapatkan data yang lebih valid.)
Muslim beranggapan bahwa orang Islam pasti masuk surga sedangkan semua orang non muslim pasti masuk neraka.
Kristiani beranggapan bahwa orang yang mengakui Yesus Juru Selamat otomatis termasuk manusia yang ditebus dosanya oleh Yesus dan pasti masuk surga, dan orang selain itu tetap membawa dosa asal, sehingga pasti masuk neraka.
Hindu, Budha, dan agama agama lain juga memiliki kecenderungan yang sama.
Beberapa orang yang merasa perlu bersikap moderat berkata,”Tidak usah saling klaim kelompok sendiri yang benar seperti itu lah,….kan semua agama itu baik. Tujuannya kan sama sama kembali pada Tuhan,…… yang Muslim masuk surga dengan memeluk agama Islam, yang Kristen masuk surga dengan mempercayai Yesus sebagai Juru Selamat,…yang Budha sampai ke Nirwana dengan melaksanakan ajaran ajaran Sidharta Gautama, yang Hindu juga demikian,….Orang Aliran kepercayaan sering bilang,”Yang penting eling, ingat dan percaya kepada Tuhan, kemudian melakukan kebaikan,…..
Untuk melihat masalah ini secara lebih sederhana tulisan ini dengan tidak mengurangi hormat saya terhadap pemeluk agama yang lain,…saya hanya mengambil dua agama besar sebagai contoh pembahasan dalam buku ini, yaitu Islam dan Kristen. Kalau disebutkan Kristen atau Kristiani berarti merujuk pada Katolik dan Protestan.
Coba simak pernyataan berikut:
Pertanyaan yang biasa diajukan kepada muslim
- Ada seorang beragama Islam yang jahat,….. satu lagi ada orang non muslim yang baik dan banyak berbuat kebajikan,…….nah menurut anda mana yang lebih baik diantara keduanya? Dan yang tak kalah penting, mana diantara keduanya yang akan dimasukkan ke dalam surga oleh Tuhan?
- Orang yang dilahirkan sebagai muslim, orang tuanya muslim, tumbuh besar dalam lingkungan muslim,…..wajar kalau dia menjadi muslim,……bagaimana dengan orang yang lahir sebagai orang non Muslim, orang tuanya non Muslim, tumbuh dewasa dalam lingkungan non muslim,…wajar dong kalau dia tidak jadi muslim,….terus kalau pada akhirnya Tuhan memasukkan orang itu ke neraka karena tidak Islam,…wow kasihan amat orang itu,…lalu dimana Maha Adilnya Tuhan?
Pertanyaan yang juga bisa ditanyakan kepada Kristiani
1. Ada seorang beragama Kristen yang jahat,…..satulagi ada orang non kristiani yang baik, santun, dan banyak berbuat kebajikan,….. nah menurut anda mana yang lebih baik diantara keduanya? Dan yang tak kalah penting, mana diantara keduanya yang akan dimasukkan ke dalam surga oleh Tuhan?
2. Orang yang dilahirkan sebagai Kristen, orang tuanya Kristen, tumbuh besar dalam lingkungan Kristen,…..wajar kalau dia masuk surga,……bagaimana dengan orang yang lahir sebagai orang non Kristiani, orang tuanya non Kristiani, tumbuh dewasa dalam lingkungan non Kristiani,…wajar dong kalau dia tidak jadi Kristen,….terus kalau pada akhirnya Tuhan memasukkan orang itu ke neraka karena tidak Kristen,…wow kasihan amat orang itu,…lalu dimana Maha Adilnya Tuhan?
Pertanyaan pertanyaan itu sangat sederhana, dan sangat wajar muncul dalam pikiran seseorang,……dan buku ini akan memberikan detil jawabannya dangan uraian yang gamblang dengan berbagai kemungkinannya.
Dan anda akan tau pada akhirnya,…..bahwa anda, dan semua orang selain anda memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mendapatkan Surga yang dijanjikan Tuhan untuk manusia. Bayi bayi yang lahir setiap hari di seluruh penjuru dunia ini, coba anda renungkan, adakah diantara bayi itu yang diciptakan oleh selain Tuhan?. Jika semua bayi diciptakan oleh Tuhan,…. Maka dengan KeadilanNya,….Dia juga memberikan kesempatan yang sama kepada semua bayi ciptaannya itu untuk mendapatkan kehidupan layak, bukan hanya di dunia ini, tapi juga diakhirat nanti.
Subscribe to:
Posts (Atom)
